Indah Pada Waktunya

Aku minta setangkai bunga yang segar.

ALLAH beri aku kaktus berduri.

Aku meminta bunga mungil nan cantik.

ALLAH beri aku ulat berbulu.

Aku sedih, kesal, protes dan kecewa.

Betapa tidak adilnya ini, namun kemudian kaktus itu berbungasangat indah.

Lalu ulat berbulu itu pun tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang cantik.

“Itulah jalan ALLAH selalu indah pada waktunya”

ALLAH tidak memberi apa yang aku harapkan tetapi ALLAH memberi apa yang aku perlukan.

Kadang aku sedih, kecewa, terluka tetapi jauh di atas segalanya ALLAH sedang merajut yang terbaik untuk aku.

— Andriyani Subaktiar —

6 thoughts on “Indah Pada Waktunya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Gate Delhi

Enjoy and Happy

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

From Life to Live

Kamu adalah aku karena kamu adalah tulisanku

NengWie

Lelengkah halu di Pangumbara'an

here, there, and everywhere

all these places have their moments

RayaAdawiah

Everyday Is A Wonderful Life

My Little Trace

Berjalan, Melangkah, dan Berkelana

Let's Thinking...

Cogito Ergo Sum!

%d bloggers like this: